Slide
Platform Riset & Edukasi
Eksplorasi Inovasi,
Eksplorasi Inovasi,
Temukan ragam artikel berkualitas seputar sains, teknologi, riset ilmiah, dan pengembangan sistem terpadu secara gratis.
Kumpulan Artikel
Eksplorasi Pengetahuan
Slide
..
Tentang Polimer
Suatu polimer adalah rantai berulang dari atom yang panjang, terbentuk dari pengikat yang berupa molekul identik yang disebut monomer. Sekalipun biasanya merupakan organik (memiliki rantai karbon), ada juga banyak polimer inorganik. Contoh terkenal dari polimer adalah plastic dan DNA.
Fakta Teknik
..
Teknik atau rekayasa teknik
(bahasa Inggris: engineering) adalah
penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini
diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang
diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik
profesional disebut insinyur (sarjana
teknik).
Slide
..
Penggolongan Material Teknik
Material teknik adalah jenis material yang banyak dipakai dalam proses rekayasa dan industri. Material teknik dikelompokkan menjadi 6 golongan, antara lain :
Material teknik adalah jenis material yang banyak dipakai dalam proses rekayasa dan industri. Material teknik dikelompokkan menjadi 6 golongan, antara lain :
- Logam , contoh baja, besi cor, titanium, logam paduan, dll
- Polimer,contoh polietilan, polipropilen, polikarbonat, dll
- Karet, contoh isopren, neopren, karet alam, dll
- Gelas, contoh gelas soda, gelas silika, gelas borosilikat
- Keramik, contoh alumina, karbida silikon, nitrida silikon dll
- Hibrida, contoh komposit, sandwich, foam
Material Teknik
..
Tentang Analisa Struktur
Analisis
struktural merupakan cabang dari ilmu teknik mesin (dan juga teknik sipil) yang
digunakan untuk melihat mengapa dan bagaimana suatu objek mengalami kegagalan.
Kegagalan struktural dapat dilihat dengan 2 tipe utama: kegagalan statis
(static failure) dan kegagalan kelelahan (fatigue failure). Kegagalan
struktural statis muncul ketika suatu benda mendapatkan gaya yang terlalu
besar, lalu mengalami deformasi plastis. Kegagalan kelelahan muncul ketika
suatu benda mengalami kegagalan (kerusakan) setelah menerima suatu gaya
terus-menerus secara berulang-ulang. Suatu objek yang mengalami kegagalan
kelelahan biasanya dimulai dengan adanya pecahan mikroskopis pada permukaan
objek itu. Seiring berjalannya waktu, pecahan itu akan semakin besar, sampai
pada suatu saat "pecahan" itu telah cukup besar untuk menyebabkan
suatu kerusakan pada objek tersebut.
Teknik Mesin
..
Mekatronika
adalah cabang antarilmudisiplin yang menggabungkan teknik mesin, teknik
listrik, dan rekayasa perangkat lunak. Dalam hal ini, mesinnya beroperasi
secara otomatis melalui penggunaan motor elektrik, servo-mekanisme, dan
perangkat eletrikal lainnya dengan penggunaan software khusus. Contoh sistem
mekatronika yang paling umum adalah CD-ROM drive. Sistem mekanikal membuka dan
menutup drive-nya, memutar CD dan memindah-mindahkan posisi laser, dengan
sistem optik membaca data yang ada di CD dan mengubahnya ke bit. Perangkat
lunak terintegrasi mengontrol proses tersebut, dan menghubungkan isi dari CD ke
komputer.
Slide
..
Tentang Ilmu Mekanika
Mekanika
adalah bidang ilmu yang mempelajari gaya dan efeknya pada suatu benda. Secara
khusus, mekanika digunakan untuk menganalisis dan memprediksi akselerasi dan
deformasi (keduanya elastis dan plastis) dari suatu benda. Subdisiplin dari
ilmu mekanika diantaranya:
Slide
..
Definisi Ilmu Teknik Mesin
Teknik mesin atau Teknik mekanik adalah ilmu teknik mengenai aplikasi dari prinsip fisika untuk analisis, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Ilmu ini membutuhkan pengertian mendalam atas konsep utama dari cabang ilmu mekanika, kinematika, teknik material, termodinamika dan energi.
Teknik mesin atau Teknik mekanik adalah ilmu teknik mengenai aplikasi dari prinsip fisika untuk analisis, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Ilmu ini membutuhkan pengertian mendalam atas konsep utama dari cabang ilmu mekanika, kinematika, teknik material, termodinamika dan energi.
Slide
..
Mata Bor Beton ( Mansory Drill Bit / Concrete Drill Bit )
Digunakan untuk pengeboran pada beton dan aneka batuan.
Ciri
umum dari mata bor beton adalah ujung mata bor beton terdapat mata pisau
tumpul, biasa terbuat dari bahan yang memiliki karakteristik sangat
keras, karena penggunaan mata bor ini selain berputar juga memukul.
Mata
bor beton dibedakan dari fungsi alat yang digunakan, biasa hanya berbeda
di bagian pangkal, bentuk yang standar digunakan untuk unit bor beton
biasa (impact drill / hammer drill) untuk bentuk yang khusus seperti SDS
drill bit digunakan untuk unit SDS drill atau Demolition Drill.
| Mansory Drill Bit |
| Metal Bit Drill |
- Mata Bor Besi Putaran Berlawanan Jarum Jam
- Subland Drill
- Center Drill Bit
- Countersink Bit
- Deburring Tool
- Dan masih banyak lagi
| Wood Bitdrill |
- Chisel Bit
- Mortiser Bit
- Router Bit
Demikian informasi dari Aswar Teknik, semoga dapat bermanfaat
Demikian informasi dari Aswar Teknik, semoga dapat bermanfaat
(Dari berbagai Sumber)
Mata Bor Metal Standar
Digunakan untuk pengeboran aneka metal seperti plat besi, aluminium, kuningan, plastik, acrylic, dsb.
Mata
bor metal masih dibedakan dari jenis material bahan, hanya saja yang
umum dipasaran adalah HSS ( High Speed Steel ) atau HSS-Co ( Cobalt
) walaupun ada type khusus untuk material tertentu.
HSS-Co
lebih keras daripada HSS biasa, sehingga dalam penggunaan lebih awet
dan tentunya dari segi harga lebih mahal dari HSS biasa.
Mata
bor besi standar berbentuk cylinder rata ( straight shank ) yang biasa
digunakan pada unit bor tangan, bor duduk atau mesin-mesin metal
processing lainnya, bentuk yang khusus hanya berbeda pada bagian
pangkal, seperti kerucut ( taper shank ) digunakan sesuai dengan unit
mesin bor atau mesin metal processing lainnya.
Mata Bor Besi Khusus
Mirip dengan mata bor metal standar hanya saja arah putaran berlawanan jarum jam.
Mata bor bertingkat dengan dua ukuran diameter.
Mata bor bertingkat dengan sudut kemiringan, berfungsi untuk centering, biasa digunakan pada mesin bubut ( lathe machine )
Mata bor sudut, digunakan untuk menghilangkan ketajaman / merapikan tepi lubang hasil pengeboran.
Berfungsi sama dengan countersink bit.
Mata Bor Kayu - Standar
Digunakan untuk pengeboran pada aneka jenis kayu, plastik, acrylic, atau material lunak lainnya.
Ciri
umum pada mata bor kayu standar terletak pada ujungnya yang memiliki
bentuk runcing dibagian tengahnya, beralur dua ( two flute ) dan
memiliki alur lebih lebar daripada mata bor besi.
Yang
umum dipasaran adalah model standar dengan bahan HSS yang digunakan
untuk unit bor tangan, untuk jenis lain yang digunakan pada mesin-mesin
perkayuan, perbedaan hanya ada pada bagian pangkal dari mata bor,
walaupun ada juga type yang berujung tungsten tip.
Biasa digunakan dengan putaran mesin ( rpm ) yang tinggi.
Mata Bor Kayu - Auger Bit
Digunakan untuk pengeboran pada aneka jenis kayu atau material lunak lainnya.
Diameter ukuran lebih besar daripada mata bor kayu standar. Berbentuk ulir tunggal ( single flute )
Biasa digunakan dengan putaran mesin ( rpm ) rendah.
Mata Bor Kayu - Flat Bit
Digunakan untuk pengeboran pada aneka jenis kayu atau material lunak lainnya.
Diameter ukuran lebih besar daripada mata bor kayu standar. Berbentuk pipih rata ( flat )
Selain type satu flat bit satu ukuran diameter ada juga type adjustable flat bit, yaitu satu flat bit dapat digunakan untuk berbagai ukuran.
Biasa
digunakan menggunakan bor tangan manual dengan putaran ( rpm ) yang
sangat rendah, tidak disarankan menggunakan bor tangan / bor listrik.
Mata Bor Kayu – Forstner Bit – Hinge Borring Bit
Digunakan
untuk membuat lubang pada kayu, plastik, acrylic atau material lunak
lainnya. dengan diameter tertentu, biasa untuk ukuran diameter yang
cukup besar, dimana sudah tidak tersedia ukuran diameter mata bor kayu
standar.
Dapat digunakan untuk membuat lubang cekung dan lubang tembus.
Sisa (
wise ) dari hasil proses pelubangan menggunakan forstner bit / hinge
borring bit berupa material debu, tidak seperti sisa proses hole saw.
Biasa digunakan dengan putaran mesin ( rpm ) yang tinggi sampai sangat tinggi.
Mata Bor Kayu Khusus
Digunakan untuk membuat lubang berbentuk kotak pada kayu.
Digunakan pada mesin Hollow Chisel Mortiser.
Digunakan untuk membuat lubang geser pada kayu.
Digunakan pada mesin Mortising.
Digunakan untuk membuat aneka bentuk profile pada kayu atau material lunak lainnya.
Digunakan pada mesin Router atau Trimmer.
Mata Bor Kaca
Untuk melubangi kaca, bentuk seperti tombak sehingga sering disebut mata bor tombak.
Hole Saw Metal
Digunakan untuk membuat lubang pada metal dengan diameter tertentu, biasa untuk ukuran diameter yang cukup besar.
Jenis
dari hole saw metal biasa dari jenis bahan pembuatnya, seperti HSS atau
tungsten tip, untuk penggunaan ke plat tipis dan besi lunak biasa
digunakan jenis Bi-metal hole saw.
Sisa (
wise ) dari hasil proses pelubangan menggunakan hole saw masih berupa
material solid yang tertingal pada bagian dalam hole saw.
Hole Saw Kayu
Digunakan
untuk membuat lubang pada kayu, plastik, acrylic atau material lunak
lainnya. dengan diameter tertentu, biasa untuk ukuran diameter yang
cukup besar, dimana sudah tidak tersedia ukuran diameter mata bor kayu
standar.
Kekurangan
dari hole saw adalah pada keterbatasan ketebalan, dan cocok digunakan
untuk fungsi membuat lubang, tidak dapat digunakan untuk membuat lubang
cekung.
Sisa (
wise ) dari hasil proses pelubangan menggunakan hole saw masih berupa
material solid yang tertingal pada bagian dalam hole saw.
Core Drill Bit
Mirip
dengan hole saw hanya saja digunakan untuk membuat lubang pada beton,
dinding, marmer, granit, atau aneka jenis batuan lainnya, dengan
diameter tertentu, biasa untuk ukuran diameter yang cukup besar.
Untuk
setiap type core drill bit bentuk hampir sama, hanya saja biasa
dibedakan menurut aplikasi benda kerja, type untuk melubangi dinding
lain dengan type untuk melubangi granit, dan seterusnya.
Diamond Drill Bit / Diamond Core Bit
Mirip
dengan hole saw hanya saja digunakan untuk membuat lubang pada kaca,
keramik lantai, marmer atau granit dengan diameter tertentu, biasa
untuk ukuran diameter yang cukup besar, sering disebut dengan hole saw
kaca.
Demikianlah informasi dari Aswar Teknik yang dapat kami share, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Salam Teknik
Judul (Title)
|
MENGENAL JENIS JENIS MATA BOR |
|---|---|
Label (Tag)
|
Teknik Mesin, Mesin Produksi |
Penulis (Author/Editor)
|
Aswar, ST |
Referensi
|
Diolah dari berbagai sumber |
Download
|
Download PDF file Download Artikel E-Book |
Terima kasih telah berkunjung di website aswar teknik, untuk konsultasi, pertanyaan dan informasi lainnya silahkan hubungi kontak tersedia
Mesin Produksi
..
Proses bubut atau turning masih banyak digunakan didalam industri
dewasa ini, begitu juga di Indonesia, berikut adalah rumus-rumus penting
yang digunakan untuk menghitung berbagai parameter permesinan dari
mesin bubut
Definisi

n : putaran spindle (rpm)
fn : pemakanan (mm)
ap: kedalaman pemotongan (mm)
perlu diperhatikan arah dari proses pengerjaan bila memulai perhitungan, kenali dahulu proses apa yang terjadi apakah facing, atau proses pemakanan ke arah spindle ataukah pembuatan groove.
bila perhitungan untuk groove maka lebar dari pahat/cutting tool adalah kedalaman pemotongan. sedangkan proses perhitungan untuk taper dapat didekati dengan metode trapesium, metode yang lebih baik tentunya dengan menghitung setiap pergerakan cutting tool.
Kecepatan Pemotongan
dihitung dari putaran per menit terhadap diameter benda kerjanya, sering juga disebut dengan kecepatan pada permukaan

n = putaran benda kerja (rpm)
D = Diameter benda kerja (mm)
Vc = kecepatan pemotongan (m/menit)
Kecepatan Putaran Benda Kerja (RPM)
dihitung dari jumlah putaran setiap menitnya, konstanta 1000 adalah perubahan dari mm ke meter

Metal removal rate
dihutng dari kecepatan pemotongan, dikalikan dengan kedalaman pemotongan dan pemakanannya,Vc = Kecepatan pemotongan (m/menit), sedangkan simbol lainya sama artinya dengan sebelumnya.

Kebutuhan Daya (Net Power)
perhitungan daya yang dibutuhkan (Pc) dalam kilowatt sebenarnya dapat dicari secara analitis maupun secara empiris, umumnya didapatkan dengan mengasumsikan besarnya daya adalah 80 % dari daya motor, sedangkan proses perhitungan didapatkan dari

dengan kc adalah gaya potong spesifik, Kc dihitung dengan

dengan Y0 adalah sudut chip, dan hm adalah ketebalan chip(mm) perhatikan gambar berikut, bila menggunakan insert untuk pemotongan bubut, maka pemilihan parameter sedikit berbeda, meskipun secara pengertian sama persis apa yang harus dihitung


Lama Waktu Pemotongan

dengan lm adalah panjang benda kerja yang dipotong, untuk benda berbentuk lurus tentunya mudah bukan, namun untuk benda berbentuk tirus, panjang benda kerja dihitung dengan

Dm1 = diameter terbesar, Dm2=diameter terkecil, semua satuan dalam mm
Definisi
n : putaran spindle (rpm)
fn : pemakanan (mm)
ap: kedalaman pemotongan (mm)
perlu diperhatikan arah dari proses pengerjaan bila memulai perhitungan, kenali dahulu proses apa yang terjadi apakah facing, atau proses pemakanan ke arah spindle ataukah pembuatan groove.
bila perhitungan untuk groove maka lebar dari pahat/cutting tool adalah kedalaman pemotongan. sedangkan proses perhitungan untuk taper dapat didekati dengan metode trapesium, metode yang lebih baik tentunya dengan menghitung setiap pergerakan cutting tool.
Kecepatan Pemotongan
dihitung dari putaran per menit terhadap diameter benda kerjanya, sering juga disebut dengan kecepatan pada permukaan
n = putaran benda kerja (rpm)
D = Diameter benda kerja (mm)
Vc = kecepatan pemotongan (m/menit)
Kecepatan Putaran Benda Kerja (RPM)
dihitung dari jumlah putaran setiap menitnya, konstanta 1000 adalah perubahan dari mm ke meter
Metal removal rate
dihutng dari kecepatan pemotongan, dikalikan dengan kedalaman pemotongan dan pemakanannya,Vc = Kecepatan pemotongan (m/menit), sedangkan simbol lainya sama artinya dengan sebelumnya.
Kebutuhan Daya (Net Power)
perhitungan daya yang dibutuhkan (Pc) dalam kilowatt sebenarnya dapat dicari secara analitis maupun secara empiris, umumnya didapatkan dengan mengasumsikan besarnya daya adalah 80 % dari daya motor, sedangkan proses perhitungan didapatkan dari
dengan kc adalah gaya potong spesifik, Kc dihitung dengan
dengan Y0 adalah sudut chip, dan hm adalah ketebalan chip(mm) perhatikan gambar berikut, bila menggunakan insert untuk pemotongan bubut, maka pemilihan parameter sedikit berbeda, meskipun secara pengertian sama persis apa yang harus dihitung
Lama Waktu Pemotongan
dengan lm adalah panjang benda kerja yang dipotong, untuk benda berbentuk lurus tentunya mudah bukan, namun untuk benda berbentuk tirus, panjang benda kerja dihitung dengan
Dm1 = diameter terbesar, Dm2=diameter terkecil, semua satuan dalam mm
Demikianlah informasi dari Aswar Teknik, tentang PERHITUNGAN DASAR PADA MESIN BUBUT yang dapat kami share, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Salam Teknik
Judul (Title)
|
PERHITUNGAN DASAR PADA MESIN BUBUT |
|---|---|
Label (Tag)
|
Teknik Mesin, Mesin Produksi, |
Penulis (Author/Editor)
|
Aswar, ST |
Referensi
|
Diolah dari berbagai sumber |
Download
|
Download PDF file Download Artikel E-Book |
Terima kasih telah berkunjung di website aswar teknik, untuk konsultasi, pertanyaan dan informasi lainnya silahkan hubungi kontak tersedia
Mesin Produksi
..
Mesin-mesin perkakas berikut ini merupakan mesin yang biasanya digunakan pada Perbengkelan, Industri,sekolah menengah kejuruan (SMK) Mahasiswa Teknik Mesin dan kalangan umum.
Mesin-mesin produksi/perkakas ini digunakan untuk memproduksi dan mempabrikasi suatu jenis
barang baru. Umumnya benda kerja yang dikerjakan ialah baja dan logam lainnya.
Berikut beberapa mesin produksi/perkakas yang umum digunakan di Industri,Perbengkelan, Sekolah
dan Universitas.
1. Mesin Bubut
yang berputar, membuat lubang, dsb.
Proses pembubutan/pemakanan dilakukan dengan memutar benda kerja dan kemudian dikenakan
pada pahat sehingga terjadi penyayatan. Mesin bubut terdiri dari berbagai ukuran, bentuk dan
kapasitas mesin.
2. Mesin Frais (Milling Machine)
Mesin frais merupakan mesin perkakas yang memiliki banyak fungsi diantaranya untuk meratakan
permukaan, pengeboran, membuat alur, membuat siku, dsb. Ini diakibatkan mesin frais memiliki
banyak jenis pisau/cutter sesuai dengan benda yang dikerjakan.
Umumnya mesin frais terdiri dari mesin faris Horizontal, Vertikal dan Universal dan setiap jenis mesin
ini memiliki jenisnya lagi.
3. Mesin Sekrap
Mesin sekrap merupakan mesin perkakas yang digunakan untuk meratakan suatu permukaan,
membuat alur dengan menyayatkan pisau/pahat sekrap pada permukaan benda kerja.
Proses kerjanya ialah dengan mengikatkan benda kerja pada pada plat penjepit kemudian pisau
akan bergerak maju-mundur menyayat benda kerja.
4. Mesin Bor
Mesin bor merupakan mesin perkakas yang berfungsi membuat suatu lubang dan memperbesar
lubang. Mesin bor umunya terdiri dari mesin bor meja, bor lantai, bor radial, bor kordinat dan
bor tangan.
5. CNC
Computer Numeral Control (CNC) merupakan mesin perkakas dengan sistem otomasi yang
dioperasikan menggunakan program komputer yang telah disimpan di media penyimpanan(komputer)
6. Mesin Gerinda



Mesin gerinda merupakan mesin perkakas yang umumnya digunakan untuk meratakan, mengasah
(pisau/mata bor, pahat dsb.) menajamkan dan memotong benda kerja. Mesin gerinda umumnya
terdiri dari berbagai jenis dan ukuran diantaranya gerinda potong, gerinda tangan, gerinda pahat dll.
7. Mesin Gergaji

Mesin gergaji merupakan mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda kerja, umumnya
benda kerja yang dipotong adalah benda kerja yang cukup besar yang membutuhkan tenaga besar.
Mesin gergaji terdiri dari berbagai jenis dan ukuran tergantung kebutuhan.
8. Mesin Potong


Mesin potong merupakan mesin perkakas yang digunakan untuk memotong plat-palat baja.
Umumnya plat yang dapat dipotong adalah plat dengan ketebalan 1-5mm namun mesin potong
yang besar mampu memotong plat 1-20mm atau lebih tergantung ukuran mesin dan kemampuannya.
9. Mesin Lipat Plat
Mesin lipat merupakan mesin perkakas yang digunakan untuk melipat (menekuk) plat-plat baja
dengan sudut-sudut tertentu. Mesin ini sebenarnya hanya menggunakan tenaga manusia untuk
melipat plat-plat baja dengan menarik tuas-tuas(handle).
10. Mesin Press

Mesin press merupakan mesin perkakas yang berfungsi untuk pengepresaan(menekan) bagian
plat, bearing, AS yang tidak rata menjadi rata. Mesin press juga digunakan untuk memadatkan
suatu tumpukan. Mesin press terdiri dari berbagai jenis dan ukuran tergantung bahan apa yang
akan di press.
11. Mesin Las
Mesin las banyak digunakan pada perbengkelan khususnya bengkel las, mesin las umumnya
digunakan untuk menyambung logam, memotong logam dsb. Mesin las terdiri dari berbagai
jenis antara lain las listrik, las karbit, las astelin, las titik, las potong dll.
Demikian informasi teknik yang dapat kami share untuk anda, semoga bermanfaat. Salam Teknik
Mesin Produksi
..
For Loyal Visitor
Eksplorasi Fitur Spesial
Toko Inovator
Temukan dan dapatkan berbagai produk digital, template, dan source code premium.
Eksplorasi TokoDemo App
Uji coba langsung aplikasi demo Inotek dan berikan penilaian Anda.
Buka AppFree Download
Download berbagai file template bermanfaat dan source code gratis.
UnduhLive Polling
Ikuti diskusi interaktif dan berikan suara pada polling topik viral terkini.
Ikut Polling0
Tahun Aktif
0+
Total Artikel
0
Pembaca Bulanan
0+
All Time Views
Koleksi Premium


















